Hubungan Antara Persepsi Dengan Minat Donor Darah Di Desa Selebung Ketangga Pada Bulan Juli 2021

Yuli Arinta Dewi, Baiq Mita Sri Rahmani, Resti Ariani

Abstract


Penelitian ini diambil karena masih adanya persepsi negatif terhadap PMI yang dianggap menjual darah. Hal ini dikarenakan dalam prakteknya orang diambil darahnya secara gratis namun saat membutuhkan darah mereka membayar dengan harga yang relative mahal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah cross secsional untuk melihat hubungan persepsi dengan minat donor darah pada masyarakat Dusun Selebung pada bulan Juli 2021. Sembilan puluh tiga masyarakat dari dusun Selebung sebagai sampel penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan diskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan menggunakan skala Likert dengan jumlah pertanyaan 35 butir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi donor darah dikategorikan sedang dengan persentase 49,5% untuk persepsi positif dan 58,8% untuk persepsi negatif sedangkan untuk minat donor darah juga masuk dalam kategori sedang dengan jumlah persentase 41,2%. sedangkan hasil koefisien korelasi antar variabel sebesar 0,637. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan kuat antara variabel persepsi donor darah dan minat donor darah, karena persepsi donor darah yang kurang tinggi mempengaruhi minat donor darah.


Full Text:

PDF

References


Andriani, Puji. (2016). Pengetahuan Mahasiswa Tentang Donor Darah di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. diakses dari: http://eprints.umpo.ac.id/2273/(20Februari 2021)

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Dan Praktek, Jakarta: Rineke Cipta.

Astuti, W.D. dan Laksono, A.D. (2013). Keamanan darah di Indonesia: Potret keamanan transfusi darah di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan. Surabaya: Health Advocacy, p: 22.

Bhalodia, J., et al. (2012). Psychosocial Variables of Highly Motivated Voluntary Blood. National Journal of Medical Research 2(1):39-41. Diakses dari: https://www.researchgate.net/publication/ (22 Februari 2021)

Drever. (2010). Persepsi Siswa. Bandung: Grafindo

Lestari, I.L. (2019).Persepsi Mahasiswa Universitas Riau Terhadap Kegiatan Donor Darah, Skripsi, Universitas Riau. diakses dari :https://jom.unri.ac.id (5 Mei 2021)

Lubis, N.A. (2014). Persepsi Mahasiswa Tentang Donor Darah, Skripsi, Universitas Sumatera Utara. Diakses dari https://text-id.123dok.com ( 8 Januari 2021)

Ningrum, I.P. (2017). Perbedaan Pola Perilaku Mendonorkan Darah di PMI Kota Yogyakarta, Skripsi, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Diakses dari: http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/109616 (25 Maret 2021)

Palang Merah Indonesia (2013). Tentang Donor Darah. Diakses dari: http://ayodonor.pmi.or.id/(14Februari2021)

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2014 Tentang: Unit Transfusi Darah, Bank Darah Rumah Sakit, Dan Jejaring Pelayanan Transfusi Darah. Jakarta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015 Tentang: Standar Pelayanan Transfusi Darah. Jakarta.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 Tentang: Pelayanan Darah. Jakarta..

Sobur, A. (2011). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.

Makiyah,Arfah.(2016) Analisis Pesepsi Msasyarakat Terhadap Pentingnya Pengetahuan Donor Darah Bagi Kesehatan diakses dari: http://eprints.ummi.ac.id/257/ (8Januari2021)

Sumoko, E. (2012). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap Dengan Perilaku Donor Darah Di Unit Transfusi Darah Dr.. Fauziah Bireuen Tahun 2019. Diakses dari: http://repository.helvetia.ac.id (10Mei 2021)

Nugraha,Aditya. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Motivasi mahasiswa fakultas keperawatan univesitas riau dalam melakukan donor darah diakses dari: https://jom.unri.ac.id (8 Januari 2021)

Tanzeh, A. (2011). Metodologi Penelitian Praktis, Yogyakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang: Kesehatan

Walgito,B, (2010). Pengantar Psikologi Umum, Yogyakarta: Penerbit Andi




DOI: https://doi.org/10.51849/sl.v2i1.68

Refbacks

  • There are currently no refbacks.