Gambaran Dampak Psikologis Body Shaming Pada Remaja

Pratiwi Ramadhani, Anna Wati Dewi Purba

Abstract


Istilah body shaming digunakan untuk mengejek atau menghina mereka yang tidak memiliki tampilan fisik menarik, standar kecantikan adalah tolak ukur masyarakat melihat seseorang terutama perempuan. Penampilan fisik merupakan satu hal penting dalam masa pertumbuhan masa kembang remaja perempuan, maka perubahan kecil mengenai fisik akan menjadi hal besar untuk mereka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan datanya melalui wawancara. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah dua. Dalam penelitian ini karakterisitik responden yang akan diteliti adalah remaja berusia tujuh belas tahun yang mendapatkan perlakuan body shaming, yaitu bertubuh gemuk, memiliki tubuh yang kurus, wajah yang berjerawat dan memiliki bulu tubuh yang berlebih. Analisis data yang digunakan di lapangan oleh peneliti yaitu analisis data model miles dan huberman. Hasil penelitian yang ditemukan adanya faktor-faktor penyebab body shaming yaitu budaya, media massa dan jenis kelamin. Adapun dampak yang didapatkan oleh korban adalah menurunnya rasa percaya diri, mudah marah, dan cenderung menarik diri dari lingkungan. Dari maraknya kasus body shaming, bisa kita lihat bahwa banyak orang yang menganggap hal ini bukan suatu perbuatan yang memberikan efek besar pada korban. Pelaku body shaming sendiri tidak hanya orang asing, tetapi keluarga, tetangga bahkan teman sebaya kerap melakukan hal tersebut.


Keywords


Body Shaming; Remaja; Dampak Psikologis

Full Text:

PDF

References


Fatmawati, F., Afrizawati, A., Miftahuddin, M., Suhaimi, S., Zatrahadi, M. F., Darmawati, D., & Nurjanah, A. S. (2021). Hubungan Body Shaming Terhadap Keadaan Self Confidence Remaja. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 13. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v4i1.13845

Fauzia, T. F., & Rahmiaji, L. R. (2019). Memahami Pengalaman Body Shaming Pada Remaja Perempuan. Interaksi Online, 7(3), 238–248.

Melliana, A. (2006). Menjelajah Tubuh: Perempuan Dan Mitos Kecantikan. LKiS Yogyakarta.

Monks, F., Koners, A., & Hadinoto, S. R. (2019). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Gadjah Mada University Press.

Neumark-Sztainer, D., Paxton, S. J., Hannan, P. J., Haines, J., & Story, M. (2006). Does Body Satisfaction Matter? Five-year Longitudinal Associations between Body Satisfaction and Health Behaviors in Adolescent Females and Males. Journal of Adolescent Health, 39(2), 244–251. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2005.12.001

Santrock, J. W. (2016). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education.

Sartika, N. A., Yustiana, Y. R., & Saripah, I. (2021). Kesejahteraan Psikologis Remaja Korban Body Shaming. Psychocentrum Review, 3(2), 206–217. https://doi.org/10.26539/pcr.32721




DOI: https://doi.org/10.51849/ig.v4i2.179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.